BREAKING NEWS
Pemerintah mengumumkan kebijakan terbaru terkait ekonomi digital • Pertandingan sepakbola semalam dimenangkan oleh tim nasional • Cuaca ekstrem diprediksi akan melanda sebagian wilayah Indonesia
Pemerintahan Daerah

Korban Tewas Karhutla Bromo Bertambah Jadi Lima, Satu Pasien Masih Kritis

Lenteranegeri | Monday, 19 October 2026 | 22:38 WIB
Korban Tewas Karhutla Bromo Bertambah Jadi Lima, Satu Pasien Masih Kritis

Foto: Korban Karhutla Bromo

Lenteranegeri.com, Probolinggo-Jumlah korban meninggal dunia akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Desa Mentigen, Cemorolawang, Kabupaten Probolinggo, bertambah menjadi lima orang hingga Senin sore, 19 Oktober 2026. Korban terbaru merupakan petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang menjalani perawatan intensif di RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

Humas RSUD Dr. Soetomo Surabaya, Adin Niken, mengatakan pasien berinisial M, 44 tahun, meninggal dunia pada pukul 14.55 WIB di ruang intensive care unit (ICU). Korban mengalami luka bakar sekitar 51 persen dari luas tubuhnya yang disertai kegagalan sejumlah organ.

“(Korban) dengan luka bakar sekitar 51 persen dari luas tubuh disertai gagal organ multipel,” kata Adin Niken di Surabaya, Senin, 19 Oktober 2026.

Menurut Niken, kondisi M terus memburuk sejak Senin pagi. Pasien mengalami syok dan penurunan detak jantung. Tim medis telah melakukan penanganan maksimal, termasuk resusitasi jantung paru atau CPR. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil hingga pasien dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, seorang pasien lainnya berinisial S, 44 tahun, masih menjalani perawatan intensif di Ruang Observasi Intensif (ROI) RSUD Dr. Soetomo. Pasien tersebut mengalami luka bakar sekitar 49 persen dan masih membutuhkan bantuan alat pernapasan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, memaparkan bahwa terdapat enam korban dalam peristiwa karhutla tersebut. Dari jumlah itu, tiga orang meninggal dunia di lokasi kejadian saat proses pemadaman, satu orang meninggal di RSUD Tongas, dan satu orang lainnya meninggal di RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

Dengan bertambahnya korban terbaru, jumlah korban meninggal dunia menjadi lima orang. Adapun satu korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Oemar mengatakan api di lokasi ditemukannya para korban telah berhasil dipadamkan. Meski demikian, petugas BPBD masih memantau satu titik api yang tersisa di kawasan tebing terjal Bukit Kembang, Kabupaten Probolinggo, untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran.

Topik Terkait:

Pemerintahan Daerah
Home Berita Populer
Menu

Cakupan Berita

Kategori Berita

Informasi