BREAKING NEWS
Pemerintah mengumumkan kebijakan terbaru terkait ekonomi digital • Pertandingan sepakbola semalam dimenangkan oleh tim nasional • Cuaca ekstrem diprediksi akan melanda sebagian wilayah Indonesia
Olahraga Internasional

Kisruh Ronaldo di Timnas Portugal Berujung Sanksi, Ini Duduk Perkaranya

Admin Lenteranegeri | Tuesday, 20 October 2026 | 08:13 WIB
Kisruh Ronaldo di Timnas Portugal Berujung Sanksi, Ini Duduk Perkaranya

Foto: Reuters

Lenteranegeri.com, Lisbon - Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) menjatuhkan sanksi skorsing selama 30 hari kepada Cristiano Ronaldo setelah bintang berusia 41 tahun itu meninggalkan pemusatan latihan tim nasional tanpa pemberitahuan pada akhir September 2026. Selain larangan sementara membela timnas, Ronaldo juga diwajibkan membayar denda sebesar 255 euro atau sekitar Rp5 juta.

Putusan tersebut diumumkan Dewan Disiplin FPF pada Senin (19/10/2026). Sanksi dijatuhkan setelah Ronaldo dinyatakan melakukan pelanggaran disiplin secara sengaja sebagaimana diatur dalam Pasal 160 ayat (1) regulasi disiplin federasi.

Meski demikian, Ronaldo diperkirakan tetap berpeluang memperkuat Portugal pada pertandingan internasional November mendatang. Hukuman tersebut telah berjalan sejak akhir September, sehingga masa skorsing diperkirakan selesai sebelum Portugal menghadapi Denmark dan Wales di UEFA Nations League.

Berawal dari Kekecewaan atas Waktu Bermain

Perselisihan Ronaldo dengan pelatih timnas Portugal, Jorge Jesus, menjadi latar belakang kepergiannya dari pemusatan latihan. Ketegangan bermula setelah Ronaldo melakukan pemanasan dalam pertandingan melawan Norwegia pada 27 September 2026, tetapi tidak dimainkan hingga laga berakhir.

Situasi tersebut membuat Ronaldo kecewa. Ia merasa pelatih tidak memenuhi harapannya terkait kesempatan bermain. Ketegangan berlanjut menjelang pertandingan Portugal melawan Denmark pada 1 Oktober 2026.

Pada 30 September, Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan Portugal di Kopenhagen tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada federasi maupun anggota tim. Tindakan tersebut kemudian menjadi dasar dimulainya proses disipliner terhadap sang pemain.

Dewan Disiplin FPF menilai tindakan Ronaldo memenuhi unsur pelanggaran yang disengaja. Meski demikian, federasi juga mempertimbangkan sejumlah hal yang meringankan, termasuk pengakuan atas kesalahannya dan pernyataan penyesalan yang disampaikan kepada publik.

Ronaldo Akui Kesalahan dan Siap Menerima Sanksi

Sebelum putusan resmi diumumkan, Ronaldo telah menyampaikan permintaan maaf kepada rekan-rekan setim dan para pendukung Portugal. Ia mengakui bahwa keputusannya meninggalkan tim nasional tidak dapat dilepaskan dari konsekuensi disipliner.

Ronaldo juga menyatakan bersedia menerima hukuman yang ditetapkan federasi. Namun, ia tetap menyampaikan pandangannya mengenai persoalan yang melatarbelakangi perselisihan dengan Jorge Jesus.

Proses disipliner terhadap Ronaldo mulai berjalan pada Oktober. Sebelum keputusan akhir dijatuhkan, pemain tersebut telah menjalani masa penangguhan sementara.

Berdasarkan laporan sejumlah media internasional, sanksi 30 hari yang dijatuhkan FPF merupakan hukuman minimum dalam ketentuan yang digunakan untuk pelanggaran meninggalkan pemusatan latihan tim nasional.

Peluang Kembali ke Timnas Portugal

Sanksi tersebut belum menutup peluang Ronaldo untuk kembali memperkuat Portugal. Presiden FPF Pedro Proença menyatakan bahwa federasi menginginkan sang pemain kembali ke tim nasional setelah persoalan disipliner diselesaikan.

Jorge Jesus juga sebelumnya membuka peluang bagi Ronaldo untuk kembali membela Portugal selama sang pemain masih aktif dan memiliki keinginan memperkuat negaranya.

Portugal dijadwalkan menghadapi Denmark pada 14 November dan Wales pada 17 November 2026 dalam lanjutan UEFA Nations League. Dengan masa skorsing yang diperkirakan berakhir sebelum kedua pertandingan tersebut, Ronaldo berpeluang kembali masuk skuad apabila dipanggil oleh pelatih.

Namun, kesempatan bermainnya tetap bergantung pada keputusan tim pelatih dan pemanggilan resmi federasi. Dengan demikian, sanksi yang dijatuhkan FPF menjadi konsekuensi atas pelanggaran disiplin, sekaligus membuka jalan bagi Ronaldo untuk menyelesaikan persoalan tersebut dan melanjutkan kiprahnya bersama tim nasional Portugal.

Topik Terkait:

Home Berita Populer
Menu

Cakupan Berita

Kategori Berita

Informasi