BREAKING NEWS
Pemerintah mengumumkan kebijakan terbaru terkait ekonomi digital • Pertandingan sepakbola semalam dimenangkan oleh tim nasional • Cuaca ekstrem diprediksi akan melanda sebagian wilayah Indonesia
Pemerintahan Nasional

Khofifah dan Emil Bahas Pasokan BBM Jatim Bersama Kementerian ESDM

Lenteranegeri | Tuesday, 20 October 2026 | 19:31 WIB
Khofifah dan Emil Bahas Pasokan BBM Jatim Bersama Kementerian ESDM

Foto: Pemprov Jatim temui Menteri ESDM

Lenteranegeri.com, Jakarta-Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak mendatangi kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Selasa, 20 Oktober 2026. Pertemuan tersebut membahas penguatan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Jawa Timur menyusul antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Keduanya bertemu dengan Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ahmad Erani Yustika, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Laode Sulaeman, serta perwakilan PT Pertamina. Pertemuan itu difokuskan pada upaya memastikan kebutuhan BBM masyarakat Jawa Timur tetap terpenuhi dan mencegah antrean panjang seperti yang terjadi di Bali.

Laode mengatakan penguatan pasokan BBM perlu dilakukan karena Pulau Jawa memiliki jumlah penduduk yang besar sehingga kebutuhan energinya juga tinggi. Pemerintah, kata dia, berupaya agar persoalan antrean BBM tidak meluas ke daerah lain.

“Penguatan pasokan BBM. Kita tahu Pulau Jawa ini penduduknya terbesar. Isu-isunya juga yang terbanyak. Karena itu, apa yang sudah terjadi di Bali, jangan lagi terjadi di lokasi-lokasi yang lain,” ujar Laode di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa.

Menurut Laode, stok BBM di Jawa Timur saat ini masih tersedia. Meski demikian, antrean kendaraan dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah, antara lain Malang, Jember, dan Blitar. Pemerintah bersama Pertamina berupaya mengatasi persoalan tersebut agar distribusi dan pelayanan BBM kembali normal.

Laode menargetkan persoalan antrean BBM di sejumlah wilayah Jawa Timur dapat diselesaikan dalam satu hingga dua hari. Ia menegaskan penanganan perlu segera dilakukan agar masyarakat tidak terus mengalami kesulitan saat membeli BBM.

Sebelumnya, Emil Elestianto Dardak melakukan inspeksi ke Pertamina Integrated Terminal Surabaya untuk memeriksa stok dan proses distribusi BBM ke seluruh SPBU di Jawa Timur. Dalam kunjungan tersebut, Emil menyatakan pasokan BBM di wilayahnya dipastikan aman hingga akhir Oktober.

Emil juga menyampaikan bahwa tiga kapal pengangkut BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Biosolar dijadwalkan tiba di Pelabuhan Tanjung Perak pada Selasa. Kedatangan kapal-kapal tersebut diproyeksikan membuat cadangan BBM Pertamina di Jawa Timur mencapai sekitar 80.000 kiloliter.

Berdasarkan data yang diterima dari Pertamina, distribusi BBM ke Jawa Timur sempat mengalami penurunan pada akhir September dan pertengahan Oktober. Emil mengatakan Pertamina telah berkomitmen untuk secara bertahap menormalkan kembali distribusi BBM ke Jawa Timur guna mengatasi antrean di sejumlah SPBU.

Topik Terkait:

Pemerintahan Nasional
Home Berita Populer
Menu

Cakupan Berita

Kategori Berita

Informasi