BREAKING NEWS
Pemerintah mengumumkan kebijakan terbaru terkait ekonomi digital • Pertandingan sepakbola semalam dimenangkan oleh tim nasional • Cuaca ekstrem diprediksi akan melanda sebagian wilayah Indonesia
Pemerintahan Daerah

Khofifah Beri Santunan Rp 10 Juta untuk Keluarga Empat Korban Karhutla Bromo

Lenteranegeri | Friday, 16 October 2026 | 13:37 WIB
Khofifah Beri Santunan Rp 10 Juta untuk Keluarga Empat Korban Karhutla Bromo

Foto: Gubernur Jatim, Khofifah

Lenteranegeri.com,Surabaya-Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya empat orang yang terlibat dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menyiapkan santunan Rp 10 juta bagi keluarga masing-masing korban.

Khofifah mengatakan, para korban gugur saat berupaya memadamkan api dan mencegah kebakaran meluas. Ia menyampaikan duka cita kepada keluarga yang ditinggalkan serta berharap mereka diberi kekuatan menghadapi musibah tersebut.

“Pengabdian mereka menjadi pengingat akan besarnya dedikasi orang-orang yang berada di garis depan dalam penanganan bencana,” ujar Khofifah.

Empat korban meninggal dunia itu adalah Sukaris dan Hendra Rony Wagiyanata, petugas Balai Besar TNBTS. Dua korban lainnya, Wisnu Yuda Pratama, 25 tahun, dan Sefriel Ardiansyah, 19 tahun, merupakan relawan yang bekerja di hotel setempat sekaligus atlet panjat tebing.

Khofifah mengatakan, santunan sebesar Rp 10 juta akan diberikan kepada keluarga setiap korban meninggal dunia. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga, meski tidak dapat menggantikan kehilangan anggota keluarga mereka.

“Kami memahami bahwa bantuan materi tidak akan dapat menggantikan kehilangan orang-orang tercinta, tetapi kami berharap dukungan ini dapat meringankan beban keluarga yang sedang berduka,” katanya.

Selain menyampaikan belasungkawa, Khofifah mendoakan para korban luka agar segera pulih. Ia juga menekankan pentingnya keselamatan personel dalam setiap upaya penanggulangan karhutla, terutama ketika kondisi di lapangan berisiko berubah sewaktu-waktu.

Menurut Khofifah, penanganan kebakaran hutan membutuhkan kesiapsiagaan, koordinasi yang baik, serta kewaspadaan seluruh personel. Ia juga mengajak masyarakat ikut menjaga kelestarian kawasan hutan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

“Bromo merupakan salah satu kekayaan alam yang menjadi kebanggaan Jawa Timur dan Indonesia. Menjaganya adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Khofifah.

Topik Terkait:

Pemerintahan Daerah
Home Berita Populer
Menu

Cakupan Berita

Kategori Berita

Informasi