Lenteranegeri.com, Probolinggo-Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, Khairul Anam, menyampaikan belasungkawa atas musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo yang menewaskan petugas. Ia meminta seluruh kader dan pengurus partai turun tangan membantu masyarakat sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana.
Khairul Anam mengatakan, musibah tersebut menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan, terutama saat kondisi kering. Menurut dia, upaya pencegahan membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh pihak.
“Kami turut berduka cita atas musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan dan kekuatan, serta para korban yang sedang menjalani perawatan segera diberikan kesembuhan,” kata Khairul Anam dalam pernyataannya.
Ia menegaskan, pencegahan dan penanganan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan petugas di lapangan. Keterlibatan masyarakat, kesiapsiagaan, serta koordinasi antarpihak diperlukan untuk mengurangi risiko bencana dan menjaga keselamatan bersama.
Sebagai bentuk kepedulian, Khairul Anam menginstruksikan seluruh kader dan pengurus PDI Perjuangan di Kabupaten Probolinggo untuk membantu masyarakat sesuai kemampuan dan kebutuhan di lapangan.
Selain membantu warga, kader juga diminta aktif melakukan deteksi dini (early warning) terhadap potensi bencana, khususnya karhutla. Mereka diharapkan peka terhadap kondisi lingkungan dan segera menyampaikan informasi apabila menemukan indikasi ancaman kebakaran.
Khairul Anam menekankan bahwa keberadaan kader di tengah masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Menurut dia, kepedulian terhadap sesama dan lingkungan menjadi bagian penting dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi bencana.
“Kader harus hadir di tengah rakyat, bergerak membantu sesama, dan menjaga lingkungan. Kemanusiaan dan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas bersama,” ujarnya.
Ia berharap musibah karhutla di kawasan Bromo mendorong seluruh pihak memperkuat koordinasi, meningkatkan kewaspadaan, dan mengutamakan keselamatan dalam setiap upaya pencegahan maupun penanganan bencana.